Jumat, 10 Juni 2011

Shalat????

Kita semua tahu bahwasanya sholat itu merupakan kewajiban. Mungkin dari Taman Kanak-Kanak pun kita sudah mempelajarinya. Namun, apakah cukup dengan tahu apa itu shalat? Jawabannya tentu saja tidak, karena segala pengetahuan tanpa aplikasi itu ibarat kabel yang tak punya listrik. Ada potensi tapi tak ada aksi. Wah, jadi ingat kata-kata Kang Puji “Life is not Theory, but Life is Action ” yang terjemahannya lebih kurang seperti ini “Hidup bukanlah teori melainkan aksi”.
Dalam aksi shalat, harus disertai dengan konsistensi. Maksudnya, kita harus senantiasa melaksanakan shalat terkhusus pada sholat lima waktu atau sholat fardhu.
Kemudian, bagaimana kalau shalat yang tidak konsisten (shalat, tidak, shalat, tidak, dst.) ?
Dalam sebuah hadist
Diriwayatkan dari Jabir bin Abdillah rodhialloohu ‘anhu, bahwa Rasulullooh Shallalloohu ‘alaihi wassalam bersabda :
" إن بين الرجل وبين الشرك والكفر ترك الصلاة ".
“Sesungguhnya ( batas pemisah ) antara seseorang dengan kemusyrikan dan kekafiran adalah meninggalkan shalat.” ( HR. Muslim, dalam kitab al iman ).
dan dalam hadist yang lain
Diriwayatkan dari Buraidah bin Al Hushaib rodhialloohu ‘anhu, ia berkata : aku mendengar Rasulullooh Shallalloohu ‘alaihi wassalam bersabda :
" العهد الذي بيننا وبينهم الصلاة فمن تركها فقد كفر ".
“Perjanjian antara kita dan mereka adalah shalat, barang siapa yang meninggalkannya maka benar benar ia telah kafir.” ( HR. Abu Daud, Turmudzi, An Nasai, Ibnu Majah dan Imam Ahmad ).
Astaghfirullah, berarti kalau seorang muslim meninggalkan sholat dengan sengaja, maka secara tidak langsung orang tersebut termasuk dalam golongan orang musyrik dan kafir. Na'udzubillahimindzalik, semoga kita semua termasuk orang-orang yang bertaubat. Aamiin.....

Sumber : aseptilena